Matras Pemuda Diluncurkan, Dispora Semarang Data 95 Organisasi

redaksi
12 Okt 2026 23:42
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM — Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang meluncurkan Matras Pemuda, sebuah sistem digital untuk mendata organisasi kepemudaan secara terintegrasi dan berkelanjutan. Melalui inovasi ini, data 95 organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang akan ditata dan diperbarui secara berkala.

Program tersebut diluncurkan pada Minggu (11/10/2026) petang di Aula Balai Kota Semarang. Sistem Matras Pemuda dirancang untuk memuat informasi organisasi, jumlah anggota, hingga susunan kepengurusan agar pendataan lebih akurat dan mudah dikelola.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kota Semarang, Enita Damayanti, mengatakan Matras Pemuda dikembangkan untuk mengatasi kendala pendataan yang selama ini masih dilakukan secara manual.

“Selama ini data yang ada hanya berbentuk Excel dan belum tertata dalam spreadsheet. Dengan Matras Pemuda, kami ingin membuat satu data yang akurat dan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Enita, sistem pendataan yang terintegrasi dibutuhkan untuk memudahkan pemerintah memantau perkembangan organisasi kepemudaan, termasuk memastikan status keaktifan dan perubahan susunan pengurus.

Selain organisasi yang tergabung dalam KNPI, Dispora Kota Semarang juga akan mendata organisasi pelajar yang tergabung dalam Forum Komunikasi OSIS (FKO).

“Kita berharap pendataan organisasi kepemudaan tidak lagi terkendala perubahan kepengurusan maupun kesulitan dalam memastikan organisasi yang masih aktif,” tambahnya.

Matras Pemuda dikembangkan dalam bentuk dashboard berbasis web yang nantinya terintegrasi dengan situs resmi Dispora Kota Semarang. Melalui sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi mengenai organisasi kepemudaan yang tercatat dalam basis data.

Enita menjelaskan, keterbukaan informasi menjadi salah satu tujuan pengembangan sistem tersebut. Dengan data yang lebih tertata, masyarakat maupun pihak yang membutuhkan informasi dapat lebih mudah mengetahui keberadaan organisasi kepemudaan di Kota Semarang.

“Keterbukaan data diharapkan memudahkan masyarakat maupun pihak yang membutuhkan informasi mengenai organisasi kepemudaan di Kota Semarang,” paparnya.

Pengelolaan data juga menjadi bagian dari upaya Dispora dalam memenuhi indikator kinerja utama organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, pendataan akan difokuskan pada organisasi yang masih aktif dengan memperhatikan kelengkapan dokumen kepengurusan.

Salah satu aspek penting dalam Matras Pemuda adalah pembaruan data kepengurusan. Hal ini diperlukan karena organisasi kepemudaan kerap mengalami pergantian pengurus seiring berjalannya periode organisasi.

Dispora Kota Semarang nantinya akan meminta surat keputusan (SK) kepengurusan terbaru dari organisasi kepemudaan dan organisasi pelajar yang mengalami perubahan susunan pengurus.

“Namanya organisasi kepemudaan, tentu selalu ada perubahan susunan kepengurusan. Nanti kami akan meminta SK pengurus dari setiap OKP dan FKO yang mengalami perubahan setiap tahunnya,” ujar Enita.

Dispora Kota Semarang juga membuka peluang integrasi data Matras Pemuda dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Langkah ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan data organisasi kepemudaan pada tingkat yang lebih luas.

“Harapannya, data ini selalu akurat dan berkelanjutan. Nanti kami juga berharap bisa mengintegrasikannya dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga ketika data tersebut dibutuhkan oleh kementerian,” katanya.

Melalui Matras Pemuda, Dispora Kota Semarang berharap pengelolaan data organisasi kepemudaan menjadi lebih tertata, mudah diakses, dan berkelanjutan. Ketersediaan data yang akurat diharapkan turut mendukung penyusunan program pembinaan pemuda agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.(**)