
AKSARAKINI.COM – Dekranasda Store Jawa Tengah atau D’Store resmi menjadi salah satu titik singgah dalam rute Bus Wisata Jelajah Kota Semarang. Langkah ini membuka akses yang lebih luas bagi produk UMKM Jawa Tengah untuk menjangkau wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang.
Kolaborasi antara D’Store dan Dinas Perhubungan Kota Semarang tersebut menjadikan pusat promosi produk UMKM Jawa Tengah sebagai destinasi baru dalam perjalanan wisata kota. Tiga armada Bus Wisata Jelajah Kota Semarang, yakni Si Kenang, Si Denok, dan Si Kuncung, kini memasukkan D’Store ke dalam rute kunjungannya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, mengatakan D’Store menjadi etalase produk unggulan dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku UMKM.
“Dekranasda Store ini isinya produk-produk unggulan UKM di Jawa Tengah dari 35 kabupaten dan kota. Harapannya, kesejahteraan dan daya saing para pengrajin dapat terangkat, terasah, dan benar-benar mampu bersaing di pasar nasional maupun global,” ujar Emmy.
Saat ini D’Store menampilkan sekitar 6.000 produk hasil kurasi yang berasal dari sekitar 400 pelaku UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Produk yang tersedia sangat beragam, mulai dari kerajinan tangan, kain tradisional, produk fesyen, perlengkapan rumah tangga hingga dekorasi interior.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga puluhan juta rupiah untuk produk kriya bernilai seni tinggi.
“Jenisnya mulai dari handicraft, kain, fashion, home decor sampai home appliance. Harganya mulai dari Rp5.000 sampai ada yang Rp30 juta karena memang kita harus menghargai kreativitas, ide, dan inovasi dari para pengrajin,” katanya.
Menurut Emmy, kehadiran D’Store dalam jalur wisata diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah pengunjung, tetapi juga mendorong transaksi produk UMKM secara langsung.
Masuknya D’Store ke dalam rute Bus Wisata Jelajah Kota Semarang dinilai menjadi strategi baru dalam memperluas akses pasar bagi produk lokal.
Selama ini promosi UMKM lebih banyak dilakukan melalui bazar, pameran, maupun platform digital. Dengan terhubung ke jalur wisata, produk-produk lokal kini dapat bertemu langsung dengan wisatawan yang datang ke Semarang.
Dalam perjalanan perdana Trip Jelajah Kota Semarang, rombongan berangkat dari Museum Ranggawarsita menggunakan bus listrik wisata. Rute perjalanan melintasi sejumlah ikon kota seperti Banjir Kanal Barat, Tugu Muda, Stasiun Poncol, Titik Nol Kilometer, Jalan Pemuda, Lawang Sewu, hingga Jalan Pandanaran.
Perjalanan kemudian berakhir di kawasan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, lokasi D’Store berada.
Dengan skema tersebut, wisatawan dapat menjadikan D’Store sebagai tempat singgah untuk melihat sekaligus membeli berbagai produk khas dari seluruh daerah di Jawa Tengah.
Potensi D’Store sebagai destinasi belanja produk UMKM juga mulai terlihat dari meningkatnya kunjungan wisatawan asing.
Emmy mengungkapkan, beberapa waktu lalu sejumlah wisatawan asal China datang dan berbelanja setelah mengetahui keberadaan D’Store melalui media sosial.
“Yang paling mengejutkan, kemarin ada beberapa turis dari Cina yang datang berbelanja ke kami. Mereka tahunya dari media sosial, dan itu alhamdulillah menjadi tanda bahwa D’Store mulai dikenal,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara promosi digital dan jalur wisata menjadi kombinasi yang efektif untuk memperluas pasar UMKM Jawa Tengah.
Melalui strategi tersebut, wisatawan yang berkunjung ke Semarang tidak hanya menikmati destinasi sejarah dan kuliner, tetapi juga dapat membawa pulang berbagai produk unggulan khas Jawa Tengah.
Salah seorang pengunjung, Ratna, menilai konsep D’Store memudahkan masyarakat mengenal produk khas dari berbagai daerah dalam satu lokasi.
“Ini benar-benar bagus banget. Kita cukup datang ke sini saja sudah bisa tahu daerah-daerah dari mana-mana dan khasnya apa saja, jadi wow banget,” kata Ratna.(**)