Disperkim Usulkan Perbaikan 472 RTLH Tahap 2 Tahun 2026

redaksi
5 Jun 2026 17:03
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM,- Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahap kedua tahun 2026, segera dilakukan. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, pihaknya telah mengusulkan perbaikan 472 titik RTLH tahap kedua di tahun 2026.

Murni Ediati mengatakan, usulan tersebut saat ini masih menunggu persetujuan dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

“Pada tahap pertama ada 105 titik yang sudah mendapat persetujuan dari Ibu Wali Kota. Saat ini proses pembangunan sedang berjalan, bahkan beberapa rumah sudah selesai dikerjakan. Untuk tahap kedua, kami mengusulkan 472 titik dan masih menunggu persetujuan,” kata Pipie, sapaan akrabnya, Jumat (5/6/2026).

Pipie menjelaskan, program RTLH tidak hanya menyasar warga dengan kondisi rumah yang tidak layak huni, tetapi juga membantu masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan perbaikan tempat tinggal.

“Beberapa korban bencana juga kami bantu melalui program RTLH agar mereka dapat kembali menempati rumah yang lebih aman dan layak,” ujarnya.

Menurut Pipie, pelaksanaan program RTLH tahun 2026 mencakup seluruh wilayah Kota Semarang yang tersebar di 16 kecamatan. Meski sebaran penerima bantuan relatif merata, sejumlah wilayah tercatat memiliki jumlah usulan yang cukup tinggi.

“RTLH tersebar di berbagai kecamatan. Namun jumlah usulan cukup banyak berasal dari Semarang Barat, Semarang Timur, Tembalang, Banyumanik, Ngaliyan, dan Mijen,” jelasnya.

Hingga saat ini, pembangunan RTLH tahap pertama masih berlangsung di lapangan. Dari total 105 rumah yang telah mendapatkan persetujuan, beberapa unit telah rampung dikerjakan, sementara sisanya masih dalam proses pembangunan.

Pipie optimistis program tersebut dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung upaya pengentasan kawasan permukiman tidak layak di Kota Semarang.

“Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap proses persetujuan tahap kedua dapat segera selesai sehingga penanganan RTLH bisa terus berjalan,” katanya.

Jika usulan 472 titik tahap kedua disetujui, jumlah rumah yang mendapatkan bantuan perbaikan sepanjang 2026 akan meningkat signifikan. Saat ini, pemerintah masih menunggu proses persetujuan sebelum pelaksanaan tahap kedua dapat dimulai.

“Bu Wali Kota sudah mengakses 105 titik RTLH di Kota Semarang. Pembangunan lagi proses berlangsung,” imbuhnya. (rd)