SAR Gabungan Temukan Korban Hanyut di Sungai Sengkarang Pekalongan

Alan Henry
19 Mei 2026 20:42
Daerah 0
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Kantor SAR Semarang melalui Unit Siaga SAR Pemalang bersama tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang remaja yang tenggelam di Sungai Sengkarang, tepatnya di bawah Jembatan Gantung Silirejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, dalam kondisi meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Irsal Dwi Pratama (17), warga Warulor, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan peristiwa tersebut bermula pada Senin (18/5/26) sekitar pukul 17.00 WIB saat korban bersama tujuh rekannya mandi di tepi Sungai Sengkarang. Saat sedang bermain air, korban mencoba berenang menyeberangi sungai. Namun diduga tidak mampu melawan derasnya arus hingga akhirnya hanyut.

Salah seorang teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan dengan menarik korban ke tepian sungai. Akan tetapi, upaya tersebut tidak berhasil karena arus cukup kuat hingga korban kembali terbawa arus dan tenggelam.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian awal dan melaporkannya kepada Unit Siaga SAR Pemalang. Setelah pencarian warga belum membuahkan hasil, bantuan dari tim SAR kemudian diterjunkan.

“Pada pukul 18.30 WIB Kami menerima informasi adanya korban hanyut di sungai Sengkarang langsung menerjunkan satu tim SAR untuk melakukan pencarian lengkap dengan peralatan selam dan juga perahu karet,” ujar Budiono.

Tim SAR gabungan kemudian menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Pada hari pertama, pencarian dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun kondisi yang sudah gelap membuat proses pencarian tidak maksimal sehingga korban belum ditemukan.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua dengan menyisir sisi kanan dan kiri aliran sungai menggunakan perahu karet hingga radius sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Selain itu, tim juga melakukan pencarian darat di bantaran sungai serta penyelaman di titik awal korban tenggelam.

Setelah pencarian intensif dilakukan, korban akhirnya ditemukan pada Selasa (19/5/26) sekitar pukul 13.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban ditemukan pada jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian awal (LKP) setelah dilakukan penyelaman di area tersebut. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk proses lebih lanjut,” imbuh Budiono kemudian.

“Terimakasih atas segala usaha tim SAR gabungan sehingga korban lekas ditemukan. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.” pungkasnya.