Dua Pemancing Tenggelam di Bendung Karet Kalijajar Demak, Satu Korban Ditemukan Meninggal

Alan Henry
9 Jun 2026 22:25
Daerah 0
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Tim SAR gabungan bersama Basarnas Pos SAR Jepara melakukan pencarian terhadap dua pemancing yang dilaporkan tenggelam di area Bendung Karet Sungai Kalijajar, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak.

Kedua korban diketahui berinisial BS (46), warga Betokan, Krajan RT 02 RW 01, Demak, dan MK (60), warga Desa Pasuruan Lor RT 01 RW 05, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (8/6/2026) malam saat kedua korban bersama sejumlah rekannya memancing di kawasan bendung karet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Budi Santoso memilih memancing di atas bendung yang terbuat dari karet berisi udara. Namun sekitar pukul 23.30 WIB, genset yang berfungsi mengisi udara ke bendung tersebut mendadak mati sehingga bantalan karet perlahan mengempis.

Mengetahui kondisi itu, korban berupaya kembali menuju tepian sungai. Namun saat berjalan di atas bantalan karet yang mulai mengempis, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai hingga terseret arus.

Melihat rekannya tenggelam, Muklisin berusaha memberikan pertolongan. Nahas, ia juga terpeleset dan ikut hanyut di sungai yang memiliki kedalaman sekitar empat meter.

“Pagi ini kami menerima laporan adanya dua orang yang hanyut di Bendung Karet Kalijajar dan langsung memberangkatkan satu tim dari Pos SAR Jepara untuk melakukan pencarian,” ujar Budiono.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Korban pertama, BS, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban BS ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Budiono.

Sementara itu, hingga Selasa sore, korban kedua atas nama MK masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian karena kondisi pencahayaan yang tidak mendukung.

“Pencarian terhadap korban MK kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi. Semoga kondisi cuaca dan arus sungai mendukung sehingga korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya. ***