Penelitian Terbaru: Minum Kopi Pagi Hari Bisa Bantu Perpanjang Umur

redaksi
21 Jun 2026 13:38
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Kebiasaan minum kopi di pagi hari ternyata tidak hanya membantu meningkatkan konsentrasi dan energi untuk memulai aktivitas. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa waktu mengonsumsi kopi dapat berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang, bahkan berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal European Heart Journal dan menjadi salah satu studi pertama yang secara khusus meneliti hubungan antara waktu minum kopi dengan kesehatan manusia.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Lu Qi dari Tulane University, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kopi pada pagi hari memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi atau yang mengonsumsi kopi sepanjang hari.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa bukan hanya jumlah kopi yang dikonsumsi yang penting, tetapi juga waktu konsumsinya,” ujar Lu Qi seperti dikutip dari CNN International.

Dalam studi tersebut, peneliti membandingkan pola konsumsi kopi ribuan responden dan mengelompokkannya menjadi peminum kopi pagi hari serta peminum kopi sepanjang hari.

Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang minum kopi pada pagi hari memiliki risiko kematian akibat berbagai penyebab sekitar 16 persen lebih rendah. Risiko kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah bahkan tercatat turun hingga 31 persen dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kopi.

Sebaliknya, manfaat serupa tidak ditemukan pada kelompok yang mengonsumsi kopi hingga sore atau malam hari.

Gangguan Jam Biologis Diduga Jadi Penyebab

Peneliti menduga perbedaan manfaat tersebut berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh manusia. Konsumsi kopi pada sore dan malam hari berpotensi mengganggu pola tidur serta keseimbangan hormon yang berperan penting dalam menjaga kesehatan.

Gangguan terhadap ritme alami tubuh dalam jangka panjang diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular.

Karena itu, para peneliti menilai konsumsi kopi pada pagi hari lebih selaras dengan siklus biologis tubuh sehingga memberikan manfaat yang lebih optimal.

Menariknya, manfaat tersebut tidak hanya ditemukan pada kopi berkafein. Penelitian juga menunjukkan pola yang hampir sama pada responden yang mengonsumsi kopi tanpa kafein selama diminum pada pagi hari.

Belum Bisa Disimpulkan Sebagai Penyebab Langsung

Meski hasil penelitian ini cukup menjanjikan, para ahli mengingatkan bahwa studi tersebut bersifat observasional. Artinya, penelitian hanya menemukan hubungan antara waktu minum kopi dan kondisi kesehatan, bukan membuktikan bahwa kopi pagi secara langsung membuat seseorang hidup lebih lama.

Ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietetics, Vanessa King, mengatakan masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan hubungan sebab-akibat tersebut.

“Temuan ini menarik dan menambah bukti mengenai manfaat kopi, tetapi penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan,” ujarnya.

Konsumsi Secukupnya Tetap Jadi Kunci

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa manfaat kopi tetap harus diimbangi dengan pola hidup sehat secara keseluruhan. Konsumsi kopi dalam jumlah wajar, menjaga kualitas tidur, rutin berolahraga, serta menerapkan pola makan seimbang dinilai lebih berpengaruh terhadap kesehatan jangka panjang.

Meski demikian, penelitian ini memberikan petunjuk baru bahwa waktu minum kopi mungkin memiliki peran yang tidak kalah penting dibandingkan jenis maupun jumlah kopi yang dikonsumsi.

Bagi para pencinta kopi, secangkir kopi di pagi hari tampaknya bukan hanya menjadi teman memulai aktivitas, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari kebiasaan sehat yang mendukung kualitas hidup di masa depan. (*)