Wali Kota Agustina Raih Dua Penghargaan Hukum, Bukti Komitmen Tata Kelola Pemkot Semarang

redaksi
19 Agu 2026 16:47
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM — Pemerintah Kota Semarang meraih dua penghargaan bidang hukum dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diterima Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Semarang Handi Priyanto di Semarang, Rabu (19/8/2026).

Dua penghargaan itu diberikan atas kepesertaan Pemkot Semarang sebagai Mitra Kerja Strategis Balai Harta Peninggalan Semarang dan capaian predikat ISTIMEWA dalam Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2026.

Agustina menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi pengakuan atas kerja jajaran Pemkot Semarang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis hukum.

“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemkot Semarang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang taat hukum, memberikan pelayanan publik yang berkualitas, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Agustina.

Salah satu penghargaan yang diterima Pemkot Semarang adalah predikat ISTIMEWA dalam Penilaian Indeks Reformasi Hukum 2026.

Indeks Reformasi Hukum digunakan untuk melihat sejauh mana pemerintah daerah membangun regulasi yang efektif, transparan, dan harmonis.

Penilaian tersebut juga menjadi salah satu indikator dalam melihat kualitas tata kelola pemerintahan. Regulasi yang baik diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus mendukung pelayanan publik.

Agustina mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kerja seluruh jajaran birokrasi Pemkot Semarang.
Menurutnya, kepastian hukum menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah cerminan kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga kepastian hukum bagi masyarakat,” katanya.

Agustina berharap dua penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian administratif. Ia ingin penghargaan itu menjadi dorongan bagi seluruh jajaran Pemkot Semarang untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Saya berharap momentum ini menjadi pemicu untuk terus memelihara iklim tata kelola yang akuntabel demi kemajuan seluruh warga Semarang,” tegasnya.

Pemkot Semarang juga berkomitmen mempertahankan capaian tersebut. Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu fokus yang terus didorong.

Dengan penguatan regulasi, kepastian hukum, dan pelayanan yang transparan, Pemkot Semarang berharap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus meningkat.(**)