
AKSARAKINI.COM – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan kiprahnya di panggung internasional. Perguruan tinggi negeri asal Semarang tersebut memperkenalkan inovasi pengelolaan kampus berkelanjutan dalam forum The 12th International Workshop on UI GreenMetric Sustainable University Rankings (IWGM 2026) di Umwelt-Campus Birkenfeld, Jerman, 24–26 Agustus 2026.
Dalam forum internasional tersebut, UNDIP diwakili Prof. Dr. Hadiyanto, Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP yang juga dipercaya sebagai Koordinator Nasional UI GreenMetric Network Indonesia.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah UNDIP Green Monitoring System. Sistem tersebut memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau berbagai indikator keberlanjutan kampus secara real-time.
Melalui sistem tersebut, pemantauan dapat dilakukan terhadap penggunaan energi, transportasi hingga jejak karbon di lingkungan kampus.
Prof. Hadiyanto mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola kampus yang lebih berkelanjutan.
“Kami menggeser pengelolaan keberlanjutan dari pendekatan konvensional menuju data-driven sustainable campus governance agar pengambilan keputusan berbasis bukti dan lebih cepat,” ungkap Prof. Hadiyanto.
Selain menjadi pembicara, Prof. Hadiyanto juga dipercaya menjadi moderator dalam sesi Managing Governance and Digitalization.
Keterlibatan tersebut sekaligus memperlihatkan peran aktif UNDIP dalam mendorong pertukaran pengetahuan mengenai tata kelola perguruan tinggi berkelanjutan dan digitalisasi di tingkat global.
Keikutsertaan UNDIP dalam IWGM 2026 juga semakin memperkuat reputasinya dalam bidang keberlanjutan kampus.
Sebelumnya, UNDIP berhasil menempati peringkat kedua nasional, peringkat keempat Asia, dan peringkat ke-23 dunia dalam UI GreenMetric World University Rankings 2025.
Pemeringkatan tersebut diikuti 1.745 perguruan tinggi dari 105 negara.
Capaian itu menjadi salah satu indikator posisi UNDIP sebagai perguruan tinggi yang aktif mengembangkan konsep kampus berkelanjutan, sekaligus memperluas jejaring dan kolaborasi internasional di bidang lingkungan serta tata kelola perguruan tinggi.
Melalui inovasi berbasis teknologi dan keterlibatan dalam forum internasional, UNDIP terus mendorong pengelolaan kampus yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta keberlanjutan lingkungan. (**)