
AKSARAKINI.COM — Pakuwon Mall Semarang kembali memperkuat silaturahmi dan hubungan baik dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) bertema “Berbagi untuk Sesama – Menjalin Silaturahmi dalam Kebersamaan.”
Bertempat di Kantor Project Pakuwon Mall Semarang, Jl. Gombel Lama, Semarang, kegiatan ini diwujudkan melalui pembagian 750 paket sembako kepada keluarga di wilayah RW 05 dan RW 06, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak, dan mi instan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Banyumanik, Sri Martini, Lurah Tinjomoyo, Suratmin, Ketua LPMK, para Ketua RW 05 dan RW 06, para Ketua RT beserta perangkatnya, serta warga sekitar.
Kegiatan tersebut merupakan program CSR kedua Pakuwon Mall Semarang pada tahun 2026. Sebelumnya, kegiatan CSR pertama telah dilaksanakan pada bulan Ramadan 1447 H, sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan masyarakat sekitar.
“Kami hadir hari ini bukan hanya untuk berbagi 750 paket sembako, tetapi yang lebih penting adalah untuk menjalin silaturahmi dan membangun hubungan yang semakin dekat dan hangat dengan masyarakat sekitar. Kami berharap perusahaan dan masyarakat dapat terus berjalan dan tumbuh bersama,” ujar Iful Novianto, Head of HR Pakuwon Group.
Membangun Hubungan Bersama Masyarakat
Saat ini, pembangunan Pakuwon Mall Semarang masih berada dalam tahap pematangan lahan. Proyek ini dikembangkan di atas area seluas 18,2 hektare dan direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2029. Dalam proses pembangunan tersebut, Pakuwon Mall Semarang memandang masyarakat sekitar sebagai bagian penting dari lingkungan tempat perusahaan berkembang.
Karena itu, komunikasi, silaturahmi, dan hubungan yang baik dengan masyarakat terus menjadi bagian yang dijaga selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami menyadari bahwa saat ini kami masih dalam tahap pembangunan. Namun sejak awal, kami memiliki komitmen untuk terus berjalan dalam kebersamaan dengan masyarakat sampai nantinya Mall ini berdiri dan menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi dan sosial Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik secara khusus, dan Kota Semarang secara umum,” lanjut Iful Novianto.

Mendorong Peluang Ekonomi bagi Lingkungan Sekitar
Keberadaan Pakuwon Mall Semarang diharapkan nantinya tidak hanya memberikan manfaat melalui pembangunan sebuah pusat perbelanjaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya.
Selama proses pembangunan, proyek ini diperkirakan akan menyerap sekitar 2.000–3.000 tenaga kerja konstruksi dan pendukungnya. Sementara ketika Mall mulai beroperasi pada tahun 2029, keberadaannya diperkirakan dapat membuka peluang bagi sekitar 10.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk tenaga kerja pada tenant dan berbagai layanan pendukung.
Selain lapangan pekerjaan, aktivitas pembangunan dan operasional Mall juga diharapkan turut mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan ekonomi pendukung di sekitar kawasan, seperti usaha kos-kosan, warung dan usaha kecil, jasa parkir, transportasi, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Dengan demikian, pertumbuhan Pakuwon Mall Semarang diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Semangat tersebut sejalan dengan visi Pakuwon, “TOGETHER WE GROW”, yang mencerminkan semangat untuk tumbuh bersama dengan lingkungan dan masyarakat di setiap wilayah tempat Pakuwon mengembangkan proyeknya.
“Ketika Mall ini tumbuh, kami berharap akan ada ekosistem ekonomi baru yang ikut tumbuh di sekitar kita. Bagi kami, perusahaan berkembang tentu harus berjalan seiring dengan kesempatan masyarakat untuk berkembang dan merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan,” ujar Iful Novianto.
Melalui kegiatan CSR ini, Pakuwon Mall Semarang berharap hubungan yang telah terjalin dengan masyarakat dapat terus dijaga dan dikembangkan melalui komunikasi, silaturahmi, dan kebersamaan.
Pakuwon Mall Semarang juga berharap kehadirannya kelak tidak hanya menjadi sebuah pusat perbelanjaan, tetapi dapat menjadi bagian dari cerita pertumbuhan Tinjomoyo, Banyumanik, dan Kota Semarang, sekaligus membuka peluang dan manfaat yang dapat dirasakan bersama oleh masyarakat sekitar. (**)