Jangan Abaikan Rem Motor Berbunyi, Bisa Jadi Tanda Komponen Aus

redaksi
9 Sep 2026 09:38
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Sistem pengereman menjadi salah satu komponen penting yang harus mendapat perhatian dalam perawatan sepeda motor. Suara berdecit hingga daya pengereman yang mulai berkurang dapat menjadi tanda adanya masalah pada komponen rem.

Senior Instructor Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, Oke Desiyanto, mengatakan gangguan pada sistem pengereman umumnya terjadi akibat komponen yang mulai aus maupun kotor. Kondisi tersebut perlu segera diperiksa agar tidak mengganggu keselamatan saat berkendara.

Menurutnya, kampas rem merupakan salah satu komponen yang mengalami keausan akibat gesekan secara terus-menerus. Namun, bukan hanya kampas yang perlu diperhatikan karena tromol dan cakram juga memiliki batas pemakaian.

“Selain kampas rem, tromol dan cakram juga bisa aus. Sangat disarankan untuk segera melakukan penggantian jika komponen tersebut sudah melewati batas servis yang ditentukan,” ujar Oke.

Selain keausan, sistem pengereman juga dapat mengalami gangguan akibat komponen yang kotor atau berkarat. Kondisi ini salah satunya dapat terjadi pada sistem rem tromol.

Oke menjelaskan, bagian brake cam pada rem tromol dapat mengalami kotor atau berkarat. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi membuat mekanisme pengereman tidak bekerja secara optimal.

Salah satu tanda yang dapat dirasakan pengendara adalah tuas atau pedal rem yang tidak kembali ke posisi semula setelah digunakan. Dalam kondisi tertentu, rem bahkan dapat mengalami penguncian dan menimbulkan suara.

Karena itu, pengendara disarankan tidak mengabaikan perubahan pada kinerja rem, termasuk ketika rem mulai berbunyi atau terasa kurang pakem. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan ketika mulai muncul keluhan.

Perawatan secara berkala juga diperlukan untuk memastikan setiap komponen pengereman bekerja dengan baik. Pemeriksaan tidak hanya berfungsi mengetahui tingkat keausan, tetapi juga menjaga komponen tetap bersih dan bekerja secara presisi.

Astra Motor Jateng mengimbau pemilik sepeda motor melakukan perawatan di bengkel resmi. Pemeriksaan oleh teknisi yang memiliki kompetensi dapat membantu memastikan kondisi sistem pengereman sekaligus menentukan komponen yang perlu dibersihkan, diperbaiki atau diganti.

Di wilayah Jawa Tengah, terdapat lebih dari 352 bengkel resmi AHASS yang didukung teknisi bersertifikasi. Fasilitas tersebut dapat menjadi pilihan bagi konsumen untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor secara berkala.

Dengan kondisi sistem pengereman yang terawat, pengendara dapat lebih nyaman dan aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Terlebih sebelum melakukan perjalanan, memastikan rem berfungsi optimal menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko di jalan.(**)