
AKSARAKINI.COM – Pernah menghapus sejumlah aplikasi di HP Android, tetapi ruang penyimpanan tetap penuh? Kondisi tersebut cukup umum terjadi dan tidak selalu disebabkan oleh banyaknya foto, video, atau aplikasi yang masih terpasang.
Ruang penyimpanan ponsel bisa tetap sesak karena adanya data sisa aplikasi yang sudah dihapus. File tersebut terkadang masih tersimpan di memori internal meskipun aplikasi utamanya sudah tidak ada.
Akibatnya, kapasitas penyimpanan terus berkurang tanpa disadari.
Saat pengguna melakukan uninstall, Android pada dasarnya menghapus data aplikasi yang berada di area penyimpanan privatnya.
Namun, tidak semua file yang dibuat aplikasi selalu berada di lokasi tersebut.
Aplikasi tertentu, terutama gim berukuran besar, dapat membuat file tambahan seperti data unduhan, aset permainan, file cadangan, dan berbagai berkas pendukung lainnya.
Sebagian data tersebut dapat tersimpan di lokasi lain pada penyimpanan internal, sehingga tidak otomatis ikut terhapus ketika aplikasi dicopot.
Folder seperti Android/data dan Android/OBB juga dapat menjadi lokasi penyimpanan berbagai file aplikasi.
Jika aplikasi berukuran besar sering dipasang dan kemudian dihapus, file yang tertinggal berpotensi menumpuk dan membuat kapasitas penyimpanan semakin cepat penuh.
Masalahnya, mencari file sisa tersebut tidak selalu mudah.
Sejak Android 10, Google menerapkan sistem keamanan Scoped Storage untuk membatasi akses aplikasi terhadap penyimpanan perangkat. Kebijakan ini dibuat untuk meningkatkan privasi dan keamanan pengguna.
Dampaknya, aplikasi pengelola file bawaan pada sejumlah perangkat mungkin tidak dapat mengakses seluruh isi folder tertentu.
Pengguna akhirnya bisa melihat kapasitas penyimpanan yang penuh, tetapi kesulitan menemukan file apa yang sebenarnya memakan ruang.
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan penyimpanan.
1. Periksa bagian “Lainnya” atau “Other”
Buka menu Pengaturan > Penyimpanan (Storage) pada ponsel.
Perhatikan kategori seperti “Lainnya”, “Other”, atau kategori penyimpanan serupa. Ukuran yang terlalu besar pada bagian tersebut dapat menjadi indikasi adanya berbagai file yang belum teridentifikasi secara jelas.
Nama menu dan kategorinya dapat berbeda tergantung merek serta versi Android yang digunakan.
2. Bersihkan data aplikasi sebelum uninstall
Untuk aplikasi atau gim berukuran besar, pengguna dapat membersihkan data terlebih dahulu sebelum melakukan uninstall.
Caranya secara umum:
Pengaturan > Aplikasi > pilih aplikasi > Penyimpanan > Hapus Data dan Hapus Cache.
Setelah data dibersihkan, aplikasi kemudian dapat di-uninstall.
Perlu diperhatikan, memilih Hapus Data (Clear Data) dapat menghapus data lokal aplikasi, termasuk pengaturan atau progres tertentu yang belum tersimpan di akun/cloud. Karena itu, pastikan data penting sudah dicadangkan sebelum melakukan langkah tersebut.
3. Gunakan aplikasi pembersih penyimpanan
Pengguna juga dapat menggunakan aplikasi pengelola penyimpanan dari pihak ketiga untuk membantu menemukan file yang tidak lagi diperlukan.
Salah satu contohnya adalah SD Maid SE, yang memiliki fitur untuk membantu mendeteksi file sisa atau “corpse” dari aplikasi yang sudah dihapus.
Namun, pengguna tetap perlu berhati-hati ketika menggunakan aplikasi pembersih. Jangan menghapus file secara sembarangan karena beberapa berkas mungkin masih dibutuhkan oleh sistem atau aplikasi lain.
Ketika menemukan folder seperti Android/data atau Android/OBB, pengguna sebaiknya tidak langsung menghapus seluruh isinya.
Folder tersebut dapat berisi data yang masih digunakan oleh aplikasi yang terpasang. Menghapusnya tanpa mengetahui fungsi file dapat menyebabkan aplikasi mengalami error atau kehilangan data.
Karena itu, pembersihan sebaiknya dilakukan berdasarkan ukuran file dan nama aplikasi yang sudah tidak digunakan.
Selain membersihkan file sisa aplikasi, pengguna dapat melakukan beberapa kebiasaan sederhana untuk menjaga ruang penyimpanan.
Hapus aplikasi yang sudah tidak digunakan, bersihkan file unduhan secara berkala, periksa folder media WhatsApp dan aplikasi pesan lainnya, serta pindahkan foto dan video berukuran besar ke penyimpanan eksternal atau layanan cloud jika diperlukan.
Yang tidak kalah penting, jangan hanya mengandalkan uninstall aplikasi. Untuk aplikasi berukuran besar, terutama gim, memeriksa data sebelum dan sesudah proses penghapusan dapat membantu memastikan ruang penyimpanan benar-benar kembali tersedia.
Dengan melakukan pemeriksaan secara berkala, masalah memori HP penuh meski aplikasi sudah dihapus dapat lebih mudah diatasi. (**)