Pemkot Semarang Perketat Pengawasan di Tanjakan Silayur, Fokus Kendaraan Berat

redaksi
12 Apr 2026 21:28
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Pemerintah Kota Pemkot Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam menekan risiko kecelakaan di kawasan tanjakan Silayur, Jalan Prof. Hamka, Kecamatan Ngaliyan. Langkah ini menyusul insiden kecelakaan yang kembali terjadi pada Jumat (10/4), yang mempertegas urgensi penanganan di jalur tersebut.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan saat ini mengedepankan penguatan pengawasan serta kolaborasi lintas sektor. Pemerintah kota menggandeng kepolisian, Dinas Perhubungan, hingga pelaku usaha yang aktivitasnya bergantung pada jalur tersebut, terutama kendaraan angkutan berat.

“Tata ruang kita itu memang keliru, ini harus diakui. Dan dulu itu pembuatan lajur kemiringannya itu menurut saya memang tidak layak untuk mobil-mobil besar. Mobil-mobil dengan tonase yang berat,” ujar Agustina, Sabtu (11/4).

Menurutnya, kawasan Silayur memiliki peran vital sebagai akses distribusi industri. Karena itu, pendekatan penanganan tidak bisa parsial, melainkan harus menyentuh aspek regulasi, pengawasan, hingga kesadaran pelaku usaha dalam mematuhi aturan lalu lintas.

“Maka kami tadi berkoordinasi dan mudah-mudahan nanti dari kepolisian dan Dinas Perhubungan lebih bisa menertibkan. Karena kalau berat itu pasti meluncur, pasti,” tegasnya.

Agustina juga mengakui bahwa pembenahan infrastruktur secara menyeluruh membutuhkan anggaran besar dan waktu yang tidak singkat. Oleh karena itu, dalam jangka pendek, Pemkot memprioritaskan langkah yang lebih cepat diimplementasikan, seperti penertiban kendaraan berat dan peningkatan pengawasan di lapangan.

Ia menekankan bahwa kunci utama untuk menekan angka kecelakaan di jalur tersebut terletak pada sinergi semua pihak, termasuk sektor swasta.

“Satu-satunya cara bagaimana? Kita kolaborasi Dinas Perhubungan, kepolisian dengan para pengusaha yang truknya lewat situ. Ini harus dikoordinasikan kembali. Sudah dikolaborasikan terus-terus tapi tetap saja terjadi kecelakaan,” katanya.

Ke depan, Pemkot Semarang akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta mendorong kepatuhan terhadap regulasi, khususnya bagi kendaraan angkutan barang. Komitmen kolektif dinilai menjadi faktor krusial untuk memastikan keselamatan pengguna jalan di kawasan Silayur dapat terjaga secara berkelanjutan.