DPRD Semarang Dorong Pasar Tradisional Punya Ikon Khusus

Alan Henry
22 Mei 2026 13:29
1 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Anggota DPRD Kota Semarang, Mararas Apuwara, menilai pasar tradisional perlu memiliki ikon atau daya tarik khusus agar mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Menurutnya, keberadaan ikon di pasar dapat mendorong masyarakat datang tidak hanya untuk satu tujuan tertentu, tetapi juga berbelanja ke pedagang lainnya.

Mararas mencontohkan Pasar Johar yang kini memiliki area penjualan kopi yang banyak diminati anak muda sehingga mampu meningkatkan keramaian pasar.

“Ada icon di sana, jadi masyarakat yang datang tidak hanya kulineran, mereka merambah ke pedagang lainnya. Kalau ada sebuah icon pasti akan lebih hidup,” ujarnya.

Ia menegaskan revitalisasi pasar tradisional harus melibatkan pedagang karena mereka merupakan pihak yang paling memahami kebutuhan pasar sekaligus pihak yang terdampak langsung apabila kondisi pasar sepi.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan pedagang menjadi dasar penting dalam proses revitalisasi maupun relokasi pasar.

“Basic dasarnya memang komunikasi. Jika terjalin dengan baik, desain ataupun tempat relokasi pasti ada kesepakatan. Pedagang juga nyaman, kalau konsepnya jelas tentu PAD bisa meningkat,” katanya.

Mararas berharap revitalisasi pasar tradisional di Kota Semarang dapat meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ***