Tiga Perlintasan Tanpa Palang di Semarang Disiapkan untuk Sistem EWS

redaksi
7 Sep 2026 16:32
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan di perlintasan kereta api terus dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama sejumlah instansi melakukan join inspection sebagai persiapan penerapan Early Warning System (EWS).

Pemeriksaan berlangsung di tiga perlintasan sebidang yang belum dilengkapi palang pintu, yakni Jembawan, Bugen, dan Sukarela Tlogosari, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat langsung kondisi masing-masing lokasi sekaligus memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung sebelum EWS diterapkan.

Sistem peringatan dini tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan informasi kepada pengguna jalan ketika kereta api akan melintas. Dengan peringatan yang lebih awal, pengendara maupun pejalan kaki diharapkan memiliki waktu untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melintasi jalur kereta.

Kepala Seksi Angkutan Barang Perkeretaapian, Sungai dan Danau serta Udara Dishub Kota Semarang, Muhammad Farid, ST, mengatakan penerapan sistem keselamatan membutuhkan dukungan dan koordinasi dari berbagai pihak.

“Ini bagian dari koordinasi bersama untuk memastikan rencana penerapan EWS dapat berjalan dengan baik. Kami berharap sistem peringatan dini ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan meminimalkan potensi kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu,” ujar Farid.

Menurutnya, teknologi keselamatan tidak dapat berdiri sendiri. Kesadaran masyarakat dalam mematuhi rambu dan memperhatikan kondisi jalur tetap menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan.

Farid mengingatkan pengguna jalan agar mengurangi kecepatan dan tidak terburu-buru ketika mendekati perlintasan kereta api, terutama di lokasi yang belum memiliki palang pintu.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan kereta api,” tegasnya.

Dishub Kota Semarang berharap hasil pemeriksaan bersama tersebut dapat menjadi dasar untuk memastikan kesiapan teknis sebelum sistem EWS diterapkan. Koordinasi dengan instansi terkait juga akan terus dilakukan guna memperkuat aspek keselamatan transportasi.

Penerapan EWS di tiga perlintasan tersebut diharapkan menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kota Semarang. (**)