Kebakaran Aspol Semarang, Agustina Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Kebutuhan Dasar

redaksi
6 Sep 2026 18:46
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Musibah kebakaran yang melanda Asrama Polisi (Aspol) Semarang Utara membuat sejumlah keluarga harus kehilangan tempat tinggal. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Semarang memastikan warga terdampak tetap mendapatkan kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, turun langsung mendampingi warga setelah kebakaran yang terjadi di kawasan Jalan Letjen Suprapto pada Sabtu (5/9/2026).

Belasan rumah dinas yang dihuni 12 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan para penghuni mengalami kerugian materiil dan harus menjalani masa awal pemulihan dalam kondisi serba terbatas.

Agustina menegaskan, perhatian pemerintah saat ini tidak hanya pada penanganan pascakebakaran, tetapi juga memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi, terutama kebutuhan anak-anak.

“Musibah ini tentu membawa keprihatinan bagi kita semua. Yang paling penting saat ini adalah memastikan seluruh warga terdampak, terutama anak-anak, terpenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Agustina.

Untuk itu, Pemkot Semarang mengerahkan sejumlah organisasi perangkat daerah agar bantuan dapat diberikan secara terpadu. Dinas Sosial bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kecamatan Semarang Utara dan Kecamatan Semarang Tengah dilibatkan dalam penanganan warga terdampak.

Bantuan yang disiapkan antara lain makanan dan konsumsi harian, beras, telur, sayur-mayur, pakaian, serta perlengkapan mandi. Sementara bagi anak-anak, pemerintah menyiapkan tambahan asupan berupa susu, cokelat dan roti kering.

Dukungan juga datang dari Polrestabes Semarang yang membantu menyediakan peralatan dapur. LPMK setempat turut bergotong royong membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kebakaran.

Agustina mengatakan, kolaborasi berbagai pihak penting agar warga tidak merasa menghadapi musibah seorang diri. Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, akan terus mendampingi para keluarga terdampak hingga kondisi mereka berangsur stabil.

“Kami hadir mendampingi warga sampai kondisi mereka kembali stabil. Bantuan dari berbagai pihak ini merupakan wujud gotong royong agar saudara-saudara kita di sini merasa tidak sendiri,” pungkasnya.(**)