Jaga Keselamatan Penumpang, Trans Semarang Ram Check 11 Armada Koridor Mangkang-Penggaron

redaksi
8 Agu 2026 09:06
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM – BLUD Trans Semarang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan ram check atau pemeriksaan kelaikan jalan armada Koridor I rute Mangkang-Penggaron.

Pemeriksaan bertujuan untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang dan pengguna jalan lainnya.

Ram check berlangsung di pool Koridor I Terminal Mangkang, Rabu (5/8/2026) malam, setelah layanan operasional selesai.

Sebanyak 11 armada menjalani pemeriksaan. Sementara satu armada lainnya tidak ikut diperiksa karena sedang menjalani perbaikan.

Kepala BLUD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengatakan pemeriksaan menjadi bagian dari upaya meningkatkan standar keselamatan layanan transportasi publik.

“Kita ingin tingkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna Trans Semarang, termasuk pengguna jalan,” ujar Haris.

Haris menjelaskan, pemeriksaan tidak hanya menyasar kondisi fisik bus. Petugas juga mengecek sejumlah aspek administrasi dan teknis kendaraan.

Dari sisi administrasi, pemeriksaan meliputi kelengkapan dokumen kendaraan. Sementara pemeriksaan teknis mencakup sistem pengereman, tekanan angin ban, lampu, dan komponen kendaraan lainnya.

Petugas juga memastikan berbagai perangkat penunjang keselamatan tersedia dan dapat digunakan.

“Unsur penunjang keselamatan lain seperti APAR, alat pecah kaca, sabuk keselamatan dan lainnya juga diperiksa,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah armada yang membutuhkan perbaikan.

Namun, Haris tidak menyebutkan secara rinci jumlah armada yang harus diperbaiki. Ia memastikan kendaraan yang dinilai belum memenuhi standar tidak boleh langsung kembali melayani penumpang.

Trans Semarang meminta pihak ketiga atau rekanan segera melakukan perbaikan terhadap armada yang ditemukan memiliki kekurangan.

“Seusai SOP kita meminta pihak ketiga melakukan perbaikan. Armada yang tidak layak atau perlu perbaikan harus diperbaiki dulu sebelum melakukan layanan,” tegas Haris.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan bagian dari penerapan standar operasional prosedur (SOP) untuk menjaga keselamatan penumpang.

Pemeriksaan juga sengaja dilakukan setelah jam operasional berakhir. Langkah tersebut bertujuan agar proses pemeriksaan tidak mengganggu pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Haris memastikan pemeriksaan kelaikan kendaraan tidak berhenti di Koridor I.

Ram check akan dilakukan secara rutin dan secara bertahap menyasar seluruh koridor Trans Semarang.

“Ram check akan kita lakukan rutin dan menyasar seluruh koridor Trans Semarang guna memastikan standar keselamatan yang merata di semua lini operasional,” katanya.

Dengan pemeriksaan berkala tersebut, Trans Semarang ingin memastikan kondisi armada tetap memenuhi standar selama digunakan untuk melayani masyarakat.

Selain memperketat pemeriksaan armada, Trans Semarang juga melakukan pembaruan kendaraan.

Dari sekitar 132 armada Trans Semarang, sebanyak 75 unit di antaranya merupakan armada baru.

Pengadaan kendaraan tersebut secara bertahap untuk menggantikan bus yang mengalami kerusakan maupun armada yang sudah berusia tua.

Koridor I menjadi salah satu perhatian karena merupakan koridor pertama Trans Semarang dan sebagian armadanya telah berumur.

Dalam waktu dekat, Trans Semarang berencana mengganti sebagian armada Koridor I dengan bus listrik.
Haris mengatakan sebanyak 25 bus listrik akan disiapkan untuk Koridor I.

“Nanti ada 25 armada bus listrik. Pengadaan dilakukan bertahap September sampai Oktober ini menggantikan bus Koridor I yang sudah tua,” pungkasnya.

Pengadaan bus listrik tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga mendukung penggunaan transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan di Kota Semarang.(**)