
AKSARAKINI.COM – Jalan Madukoro, Kota Semarang, kini tampil lebih menarik dengan bunga tabebuya yang bermekaran. Deretan pohon di tepi Banjir Kanal Barat itu mulai menjadi tempat warga menikmati suasana sore.
Pantauan Selasa (18/8/2026) sore, sejumlah warga terlihat duduk santai di pedestrian. Ada yang menikmati kopi dari pedagang keliling, ada pula yang mengabadikan bunga tabebuya dengan kamera ponsel.
Tabebuya di kawasan tersebut memiliki bunga berwarna kuning, merah muda, dan putih. Pemandangannya bahkan dianggap warga sekilas menyerupai suasana Jepang karena bentuk bunganya mirip sakura.
“Kalau sore di sini adem. Aku enggak menyangka dari jauh bunganya seperti sakura. Ternyata tabebuya. Bagus,” kata Dita (30), warga Semarang Selatan.
Warga lainnya, Fian (23), juga menyebut Jalan Madukoro cocok untuk nongkrong dan menikmati senja.
“View-nya bagus. Tabebuyanya yang bikin bagus. Seperti ada Jepangnya,” ujarnya.
Kepala Disperkim Kota Semarang Murni Ediati mengatakan tabebuya di Jalan Madukoro bukan tanaman baru. Pohon tersebut mulai ditanam sekitar 2022-2023.
“Tabebuya mulai kami tanam di sepanjang Madukoro sekitar 2022-2023. Sekarang pohonnya sudah besar,” kata Murni, Selasa (18/8/2026).
Penanaman dilakukan sebagai bagian dari program penghijauan dengan dukungan CSR sejumlah perusahaan. Selain tabebuya, Pemkot Semarang juga menanam pule, asam, trembesi, dan tanaman penghias kota.
Murni menyebut Pemkot Semarang tengah menyiapkan program penanaman 10.000 pohon. Jenis tanaman akan disesuaikan dengan karakter masing-masing wilayah.
Tabebuya sendiri telah ditanam di sejumlah lokasi, seperti Kaligarang, Jalan Pemuda, Banjir Kanal Barat, Pamularsih, dan Ngaliyan. Konsentrasi terbanyak berada di kawasan Madukoro dan Basudewo.
“Ke depan arahnya setiap wilayah bisa memiliki tanaman tematik. Jenis tanaman besar, sedang, dan kecil akan disesuaikan dengan karakter masing-masing kawasan,” jelasnya.
Murni menambahkan, tabebuya relatif mudah dirawat dan cenderung lebih banyak berbunga ketika mendapat paparan panas yang cukup.
Kini, bunga tabebuya membuat Jalan Madukoro memiliki wajah baru. Selain mempercantik kota, kawasan tersebut mulai menjadi pilihan warga untuk bersantai dan menikmati senja di tengah Kota Semarang. (**)