PNS Kota Semarang Bertambah 297 Pegawai, Agustina : Jadi Suntikan Energi Positif

redaksi
9 Jun 2026 17:25
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM, – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng melantik 297 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hasil seleksi tahun 2024 untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka telah menjalani masa percobaan dan pendidikan dasar selama satu tahun.

Pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Ruang Lokakrida Lantai 8 Balai Kota Semarang, Selasa (9/6/2026).

Agustina menilai kehadiran ratusan ASN baru tersebut menjadi suntikan energi positif bagi Pemerintah Kota Semarang, terutama karena sebagian besar berasal dari generasi muda yang dinilai mampu memahami karakter dan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Saya senang karena mereka adalah generasi muda yang bisa memahami kebutuhan warga seusianya. Kehadiran mereka akan membantu pemerintah lebih dekat dengan masyarakat dan menghadirkan pelayanan yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Agustina.

Menurutnya, para ASN baru tersebut berhasil lolos dari proses seleksi yang sangat ketat. Dari sekitar 15 ribu pelamar yang mengikuti seleksi CPNS, hanya 297 orang yang akhirnya memenuhi seluruh persyaratan hingga resmi diangkat menjadi PNS.

“Persaingannya sangat ketat. Awalnya ada 300 formasi yang terisi, tetapi ada beberapa peserta yang mengundurkan diri dan ada yang terkendala kondisi kesehatan. Hari ini sebanyak 297 orang resmi menjadi PNS dan ini menjadi kekuatan baru bagi Kota Semarang,” katanya.

Agustina menambahkan kebutuhan aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Semarang masih cukup besar. Karena itu, pemerintah berencana kembali membuka rekrutmen ASN pada tahun 2026.

“Tahun ini kami mengajukan sekitar 540 formasi baru. Sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis. Kami berharap mendapatkan SDM terbaik yang mampu memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat,” jelasnya.

Pemkot Semarang Usul 540 Formasi di 2026

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan bahwa para ASN yang dilantik merupakan CPNS yang telah menjalani masa percobaan selama satu tahun sejak diangkat pada 2025.

Selama masa tersebut, mereka mengikuti pelatihan dasar untuk memahami nilai-nilai ASN, kode etik, serta kode perilaku aparatur negara.

“Awalnya ada 301 CPNS yang mengikuti proses ini. Namun satu orang mengundurkan diri, dua penyuluh pertanian beralih ke Kementerian Pertanian, dan satu orang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk diangkat menjadi PNS. Sehingga hari ini yang resmi dilantik sebanyak 297 orang,” ungkap Joko.

Ia menjelaskan ASN yang dilantik terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Sementara kebutuhan tenaga guru pada seleksi sebelumnya dipenuhi melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Untuk memenuhi kebutuhan pegawai ke depan, lanjut Joko, Pemkot Semarang telah mengusulkan 540 formasi ASN kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Kami masih menunggu persetujuan formasi dari pemerintah pusat. Formasi tersebut mencakup guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis,” katanya.

Joko menuturkan pengajuan formasi baru dilakukan berdasarkan prinsip zero growth, yakni jumlah pegawai yang direkrut disesuaikan dengan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun.

“Kurang lebih ada 540 pegawai yang pensiun tahun ini, sehingga kami mengusulkan jumlah formasi yang sama. Tujuannya untuk menjaga keseimbangan belanja pegawai agar tetap sehat,” ujarnya.

Menurutnya, Pemkot Semarang saat ini memiliki sekitar 16 ribu ASN, sementara berdasarkan analisis beban kerja idealnya membutuhkan sekitar 22 ribu pegawai.

Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menjaga rasio belanja pegawai agar tidak melebihi 30 persen dari total APBD.(**)