Milad ke-24 PKS Semarang, Salurkan Bantuan Disabilitas dan Santunan Anak Yatim

Alan Henry
28 Apr 2026 13:35
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Momentum peringatan Milad ke-24 dimanfaatkan Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang untuk mempertegas komitmen pelayanan sosial kepada masyarakat. Melalui Dewan Pengurus Daerah (DPD), kegiatan tasyakuran yang digelar pada Sabtu (26/4/2026) tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga diisi dengan aksi nyata bagi kelompok rentan.

Dalam kegiatan tersebut, DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Semarang menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim dan dhuafa, serta memberikan bantuan kepada 32 keluarga penyandang disabilitas.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, sekaligus memperkuat peran partai dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sekretaris DPD PKS Kota Semarang, Siti Roika, menyampaikan bahwa peringatan milad kali ini juga menjadi momen penting dengan diluncurkannya bidang khusus yang menangani masyarakat rentan dan disabilitas.

“Pada milad ke-24 ini, DPD PKS Kota Semarang untuk pertama kalinya meluncurkan bidang khusus yaitu PMRD (Pembinaan Masyarakat Rentan dan Disabilitas). Ini merupakan konsen PKS dari tingkat pusat hingga daerah bahwa teman-teman disabilitas harus mendapatkan dukungan dan bantuan yang optimal,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan bidang PMRD diharapkan mampu menjadi wadah yang lebih terstruktur dalam menjalankan program pemberdayaan, pendampingan, serta perlindungan bagi kelompok rentan.

“Melalui bidang PMRD, kami ingin memastikan bahwa kepedulian PKS tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkelanjutan dan berdampak nyata. Ini adalah bagian dari komitmen pelayanan PKS kepada seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan tasyakuran ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang PKS selama 24 tahun yang tidak hanya berfokus pada penguatan organisasi, tetapi juga konsistensi dalam memberikan kontribusi sosial.

Dengan semangat tersebut, DPD PKS Kota Semarang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan politik pelayanan yang inklusif, menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas dan warga kurang mampu. ***