Guru SMP di Semarang Juara Nasional Lomba Cipta Mars MTQ

Alan Henry
21 Mei 2026 21:29
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Kota Semarang kembali mencatat prestasi menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 sebagai tuan rumah. Sri Husodo, guru seni musik SMP Nasima Semarang, sukses meraih Juara I dalam Lomba Cipta Lagu/Mars MTQ Tingkat Nasional yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas keberhasilan tersebut. Menurut dia, prestasi itu semakin memperkuat identitas Kota Semarang dalam penyelenggaraan MTQ Nasional tahun ini.

“Ini menjadi kabar yang sangat membanggakan. Saya mengucapkan selamat kepada Pak Sri Husodo atas pencapaian luar biasa ini. Kita patut bersyukur karena tuan rumahnya Kota Semarang dan pemenangnya juga putra terbaik Kota Semarang. Hal ini semakin menegaskan bahwa MTQ Nasional ke-31 benar-benar menghadirkan nuansa Semarang, bukan hanya sebagai lokasi acara, tetapi juga melalui semangat kreatif yang lahir dari kota ini,” kata Agustina, Rabu (20/5).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa Kota Semarang memiliki sumber daya kreatif yang mampu menghasilkan karya inspiratif di tingkat nasional.

Sri Husodo yang akrab disapa Dodo mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia berharap mars ciptaannya dapat menjadi penyemangat bagi peserta MTQ Nasional dari seluruh daerah di Indonesia.

“Saya bersyukur dan senang bisa meraih juara satu. Karya tersebut nantinya akan bermanfaat karena MTQ Nasional akan berlangsung di Kota Semarang pada September mendatang, dan Insyaa Allah lagu itu akan digunakan dalam kegiatan tersebut,” ujar Dodo.

Ia menjelaskan, mars yang dibuatnya membawa pesan tentang semangat membangun generasi Qur’ani yang sejalan dengan tema Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi.

“Spiritnya adalah memberi semangat kepada generasi Qur’ani. Nilai-nilai Al-Qur’an sangat penting dalam menjaga lingkungan dan alam semesta. Semua pesan itu saya tuangkan dalam mars tersebut,” jelasnya.

Menurut Dodo, lagu itu diharapkan dapat menginspirasi banyak orang sekaligus memotivasi peserta MTQ untuk terus menebarkan kebaikan.

“Harapannya lagu itu mampu menginspirasi banyak pihak, khususnya peserta MTQ dari seluruh Indonesia. Dengan mendengarkan lagu tersebut, peserta diharapkan semakin semangat menebarkan kebaikan di bumi sesuai tema yang diangkat,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa lomba tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni yang inspiratif dan mampu mempererat kebersamaan.

“Kementerian Agama berharap semakin banyak karya kreatif dari masyarakat yang lahir untuk mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun. Lomba ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara dakwah dan kreativitas dalam menyambut MTQ Nasional ke-31 di Jawa Tengah,” tandasnya.***