Ahmad Luthfi Resmikan SMAN 1 Kemalang, Warga Lereng Merapi Kini Tak Perlu Sekolah Jauh

Alan Henry
19 Mei 2026 19:36
Daerah 0
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM — Warga Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kini memiliki akses lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Anak-anak di kawasan lereng Gunung Merapi tersebut tidak lagi harus menempuh perjalanan belasan kilometer maupun tinggal menumpang di rumah warga demi bersekolah.

Kemudahan itu hadir setelah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelesaikan pembangunan SMA Negeri 1 Kemalang. Sekolah tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa, 19 Mei 2026. Kehadiran sekolah itu menjadi SMA pertama dan satu-satunya di wilayah Kemalang yang telah lama dinantikan masyarakat setempat.

Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pembangunan SMAN 1 Kemalang merupakan bentuk pemerataan pendidikan di Jawa Tengah sekaligus bukti kehadiran pemerintah dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Sekolah itu juga dibangun untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah yang masih minim akses pendidikan. Pada angkatan pertama, SMAN 1 Kemalang membuka tiga rombongan belajar.

“Ini adalah bagian dari pemerataan pendidikan untuk sekolah SMA,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Luthfi menegaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu indikator kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sarana pendidikan harus dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain mendirikan SMAN 1 Kemalang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah membangun empat sekolah baru lain yang mulai beroperasi sejak Tahun Ajaran 2025/2026. Sekolah tersebut meliputi SMAN 1 Garung Wonosobo, SMAN 6 Kota Tegal, SMKN 1 Karangjambu Purbalingga, dan SMKN 1 Tulis Batang. Masing-masing sekolah memiliki kapasitas 108 siswa sehingga total mampu menampung 540 siswa.

Pemerataan akses pendidikan juga diperkuat melalui program sekolah kemitraan bersama 139 sekolah swasta di Jawa Tengah dengan total daya tampung 5.004 siswa. Selain itu, terdapat Sekolah Keberbakatan Olahraga dan SMK Negeri Jateng sebagai bagian dari upaya memperluas layanan pendidikan.

“Saya merasa bangga, di saat adanya keterbatasan fiskal, kita masih mampu memberikan pendidikan layak kepada anak-anak,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan bahwa awal berdirinya SMAN 1 Kemalang bermula dari program kelas jauh pada tahun ajaran 2021/2022. Saat itu, kegiatan belajar mengajar masih menginduk ke SMAN 1 Karangnongko dengan dua rombongan belajar atau sebanyak 72 siswa.

Program kelas jauh tersebut terus berjalan hingga tahun ajaran 2025/2026 dengan jumlah peserta didik mencapai 260 orang. Karena keterbatasan ruang di SMAN 1 Karangnongko, proses pembelajaran bahkan sempat dilakukan di rumah-rumah warga.

“Jadi setiap tahun terus meningkat peserta didiknya. Masyarakat juga terus meminta agar dibangun SMA di Kemalang, akhirnya hari ini terpenuhi dan sudah diresmikan oleh Gubernur,” katanya.

Salah seorang warga Desa Santan, Rifani Dwi Alikah Putri, mengaku kehadiran SMAN 1 Kemalang memang sudah lama diharapkan masyarakat lereng Merapi.

“Sekarang teman-teman tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Karangnongko atau Klaten kota. Ini sangat membantu warga Kemalang,” katanya.

Warga lainnya, Nurmala Putri Masdiani, menilai pembangunan sekolah tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pendidikan di wilayah pinggiran.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Gubernur dan pemerintah yang telah membangun SMA Negeri 1 Kemalang,” ujarnya.***