
AKSARAKINI.COM — Pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah semakin ramai dengan hadirnya jaringan baru XPENG. Merek kendaraan listrik asal China tersebut resmi membuka XPENG Experience & Service Center pertama di Jawa Tengah di Kota Semarang.
Fasilitas yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 310, Semarang Barat, itu diresmikan pada Selasa (11/8/2026) melalui kolaborasi PT Sinar Eka Selaras Tbk melalui Erajaya Active Lifestyle (ERAL) bersama PT Automobil Jaya Abadi.
Pusat penjualan dan layanan tersebut dibangun di atas lahan seluas 652 meter persegi dengan luas bangunan 572 meter persegi.
Kehadiran dealer XPENG di Semarang sekaligus menandai langkah perusahaan memperluas jaringan penjualan dan layanan purnajual di Pulau Jawa, khususnya di kawasan yang menjadi bagian penting dari jalur Trans Jawa.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengatakan pembukaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk dan teknologi XPENG.
“Kehadiran XPENG Experience & Service Center pertama di Jawa Tengah menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan kami sekaligus membangun ekosistem layanan yang semakin dekat dengan pelanggan,” ujar Djohan.
Menurutnya, pelanggan tidak hanya dapat melihat dan mencoba langsung kendaraan XPENG, tetapi juga mendapatkan dukungan purnajual yang terintegrasi.
XPENG Experience & Service Center Semarang mengusung konsep layanan terpadu yang mencakup penjualan kendaraan, servis, hingga penyediaan suku cadang.
Sejumlah model kendaraan listrik XPENG turut dipamerkan di ruang utama, termasuk New XPENG X9, XPENG G6 Pro, dan XPENG G6 Pro AWD.
Konsumen juga dapat berkonsultasi mengenai produk, mencoba kendaraan melalui fasilitas test drive, hingga melakukan transaksi pembelian sesuai kebutuhan mobilitas.
Untuk layanan purnajual, fasilitas tersebut memiliki tiga bay perbaikan yang dilengkapi perangkat diagnostik modern. XPENG juga menyiapkan teknisi yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi dengan standar global.
Layanan bantuan darurat nasional turut tersedia bagi pelanggan yang membutuhkan pertolongan ketika mengalami kondisi darurat dalam perjalanan.
Vice President Marketing XPENG Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan Semarang memiliki posisi strategis dalam pengembangan pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah.
Selain merupakan salah satu kota besar di Pulau Jawa, Semarang berada di jalur utama transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah melalui Tol Trans Jawa.
Kondisi tersebut membuat Semarang dinilai memiliki potensi untuk menjadi salah satu basis pengembangan pasar kendaraan listrik XPENG di wilayah Jawa Tengah dan daerah sekitarnya.
Dari sisi kinerja penjualan, XPENG Indonesia mencatat penjualan sekitar 200 hingga 300 unit per bulan secara nasional.
Performa tersebut dinilai cukup stabil meskipun XPENG baru sekitar satu tahun memasuki pasar otomotif Indonesia.
Perusahaan juga menyatakan ketersediaan stok kendaraan di dealer tetap terjaga. Waktu tunggu konsumen diperkirakan berada di kisaran satu bulan.
CEO Automobil Jaya Abadi Group, Johanes Handoko, mengatakan kolaborasi dengan XPENG Indonesia menjadi peluang untuk menghadirkan alternatif kendaraan listrik bagi masyarakat Semarang dan wilayah penyangga.
Menurut dia, pertumbuhan kendaraan listrik tidak hanya ditentukan oleh produk kendaraan, tetapi juga kesiapan ekosistem pendukung.
Ada tiga faktor utama yang dinilai semakin mendorong adopsi kendaraan listrik, yakni bertambahnya infrastruktur SPKLU, perkembangan teknologi baterai, dan semakin cepatnya teknologi pengisian daya.
“Ekosistem kendaraan listrik semakin matang sehingga masyarakat memiliki semakin banyak alasan untuk mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas,” ujarnya.
Pembukaan XPENG Experience & Service Center Semarang menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan XPENG di Indonesia.
Dengan hadirnya fasilitas di Semarang, jaringan dealer XPENG kini mencapai delapan titik secara nasional.
Erajaya Group bersama mitranya menilai perluasan jaringan tersebut penting untuk memberikan akses yang lebih mudah terhadap kendaraan listrik sekaligus memperkuat layanan purnajual.
XPENG pun optimistis pertumbuhan pasar kendaraan listrik Indonesia masih terbuka lebar, seiring meningkatnya infrastruktur pengisian daya, perkembangan teknologi baterai, serta perubahan preferensi masyarakat terhadap kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. (**)