Percantik Ikon Kota, Revitalisasi Simpang Lima Semarang Masuk Tahap Penataan

redaksi
6 Jul 2026 18:47
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Pemerintah Kota Semarang terus melanjutkan revitalisasi kawasan Simpang Lima sebagai salah satu ikon kota. Penataan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan taman terbuka, pembenahan drainase, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL) agar kawasan menjadi lebih nyaman, tertata, dan bebas genangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, mengatakan pekerjaan saat ini difokuskan di kawasan Letter L Pos Polisi menuju sisi utara Simpang Lima. Pada area tersebut akan dilakukan penggantian lantai sekaligus penataan ruang terbuka hijau.

“Area Letter L Pos Polisi ke arah utara sedang kami tata. Nantinya lantai diperbarui dan dilengkapi taman dengan konsep yang lebih terbuka sehingga kawasan menjadi lebih menarik,” ujar Suwarto, Senin (6/7).

Pembangunan taman akan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Berbeda dengan kondisi sebelumnya, taman baru dirancang lebih rendah agar pandangan tidak terhalang dan memberikan kesan lebih luas.

Selain ruang terbuka hijau, Pemkot juga melakukan pembenahan kawasan kuliner di Simpang Lima. Penataan shelter PKL menjadi tanggung jawab Dinas Perdagangan sebagai bagian dari revitalisasi kawasan secara menyeluruh.

Selama proses renovasi berlangsung, pedagang akan dipindahkan sementara ke area bekas taman yang telah dipersiapkan.

“Lahan yang saat ini diplester sementara akan digunakan sebagai lokasi relokasi pedagang sampai penataan shelter selesai,” jelas Suwarto.

Penataan serupa juga direncanakan di kawasan depan bekas Matahari, mengingat masih terdapat sejumlah shelter yang sudah tidak lagi dimanfaatkan secara optimal.

Di sisi lain, pembenahan infrastruktur pengendali banjir juga menjadi perhatian. DPU Kota Semarang saat ini mempercepat normalisasi saluran drainase melalui pengerukan sedimen serta pemasangan grill besi untuk mencegah sampah masuk ke saluran air.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Semarang juga menyiapkan pembangunan pompa air pada 2027 guna mengurangi potensi genangan di kawasan Simpang Lima saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami ingin kawasan Simpang Lima tidak hanya lebih indah, tetapi juga memiliki sistem drainase yang lebih baik sehingga mampu meminimalkan genangan ketika musim hujan,” kata Suwarto.

Melalui revitalisasi bertahap tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap Simpang Lima semakin representatif sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.(**)