GP Ansor Panen Jagung di Mijen, Wali Kota Agustina: Bukti Pemuda Mampu Perkuat Ketahanan Pangan

redaksi
5 Jul 2026 22:56
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi langkah PC GP Ansor Kota Semarang yang mengembangkan lahan pertanian hingga berhasil menggelar panen raya jagung di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa generasi muda mampu mengambil peran nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, keberhasilan panen jagung tidak hanya mencerminkan hasil produksi pertanian, tetapi juga menunjukkan semangat kolaborasi, gotong royong, dan kemandirian yang dibangun para kader GP Ansor.

“Panen ini bukan sekadar menghasilkan jagung, tetapi juga menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan mampu berkontribusi langsung terhadap pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Agustina.

Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan ketahanan pangan. Peran organisasi masyarakat, kelompok tani, hingga generasi muda menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan lahan produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Ia menambahkan, pengembangan sektor pertanian juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Semarang yang mendorong peningkatan produktivitas ekonomi berbasis potensi lokal serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Agustina berharap semakin banyak anak muda yang tertarik menekuni sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi sehingga pertanian menjadi bidang usaha yang modern dan bernilai ekonomi tinggi.

“Kalau anak-anak muda mau terjun ke sektor pertanian dengan inovasi dan semangat kewirausahaan, saya yakin ketahanan pangan Kota Semarang akan semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang Arif Rahman menjelaskan panen raya merupakan hasil pembinaan kader Ansor dan Banser yang mengelola lahan pertanian secara bersama-sama.

Jagung yang dipanen akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak sehingga diharapkan dapat memperkuat rantai pasok sektor peternakan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Arif, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi untuk tidak hanya aktif dalam bidang sosial dan keagamaan, tetapi juga menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin membuktikan bahwa kader Ansor juga mampu mengembangkan sektor pertanian dan siap mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi dengan Pemerintah Kota Semarang terus ditingkatkan, termasuk melalui pemanfaatan lahan yang belum produktif agar dapat dikembangkan menjadi kawasan pertanian yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Panen raya di Tambangan merupakan bagian dari Gerakan Patriot Ketahanan Pangan yang dijalankan GP Ansor secara nasional. Melalui program tersebut, kader Ansor didorong mengembangkan berbagai sektor produktif, mulai dari pertanian hingga peternakan, guna memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.(**)