YBWSA Kembali Tetapkan Prof Gunarto sebagai Rektor Unissula Periode 2027–2032

redaksi
10 Sep 2026 12:25
4 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) resmi menetapkan kembali Prof Dr Gunarto SH MH sebagai Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang untuk masa bakti 2027–2032.

Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Nomor 128A/SK/YBW-SA/VII/2026 oleh Ketua Umum Pengurus YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH kepada Prof Gunarto. Penyerahan berlangsung di kampus Unissula, Rabu (9/9/2026).

Prosesi tersebut dihadiri Ketua Pembina YBWSA Drs KH Ali Mufiz MPA, anggota pembina KH Muhammad Assegaf dan Dr KH Ahmad Darodji MSi. Hadir pula jajaran Pengawas YBWSA, Prof Dr KH Abdul Djamil MA dan Drs KH Musman Thalib MAg, serta seluruh jajaran pengurus YBWSA dan pejabat struktural Unissula.

Sekretaris Umum Pengurus YBWSA Dr Muhammad Ja’far Shodiq SE SSi MSi Ak CA saat membacakan SK menyampaikan, keputusan pengangkatan kembali Prof Gunarto didasarkan pada hasil evaluasi kinerja selama memimpin Unissula periode 2022–2027.

Menurutnya, Prof Gunarto memperoleh penilaian performance bonds yang sangat baik. Hal tersebut menjadi salah satu dasar pengangkatan kembali sesuai Pasal 48 ayat 2 Statuta Unissula.

Selama periode 2022–2027, Prof Gunarto dinilai berhasil menjalankan 13 embanan atau penugasan strategis yang diberikan YBWSA.

Penugasan tersebut antara lain penguatan Budaya Akademik Islami, pembentukan karakter khaira ummah dan birrul walidain, penguatan tata kelola profesional dan good Islamic governance, serta pengembangan ekosistem halal, wakaf produktif dan closed-loop system.

Selain itu, Unissula juga mendorong akselerasi akreditasi internasional, peningkatan kualitas menuju world class Islamic university, pengembangan kelas internasional dan program studi global, serta penguatan riset, publikasi internasional dan kolaborasi global.

Bidang lainnya mencakup peningkatan kepakaran dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa, pengembangan Lembaga Sertifikasi Profesi, optimalisasi penerimaan mahasiswa baru dan UKT, pengembangan pasar, digitalisasi dan transformasi teknologi informasi.

YBWSA juga menilai terdapat penguatan kemitraan strategis, pengabdian kepada masyarakat, peran keumatan di tingkat global, serta pengembangan fasilitas teaching hospital.

Prof Gunarto Siap Lanjutkan Amanah

Prof Gunarto menyampaikan bahwa pengangkatan kembali tersebut merupakan amanah sekaligus panggilan untuk mendedikasikan diri lebih dalam bagi kemajuan Unissula.

Ia meminta doa restu dan dukungan YBWSA serta seluruh sivitas akademika Unissula agar diberikan kekuatan, keteguhan hati, kejernihan pikiran dan kebijaksanaan dalam memimpin kampus untuk periode lima tahun mendatang.

Menurut Prof Gunarto, berbagai capaian Unissula tidak terlepas dari kekuatan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen kampus.

“Saya sangat menyadari, di balik capaian yang kita raih bersama, masih tersisa ruang-ruang sunyi yang luput dari perhatian saya, serta kekurangan yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Ia menegaskan, kritik, nasihat konstruktif dan gagasan baru dari seluruh pihak akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kepemimpinan pada periode berikutnya.

Prof Gunarto optimistis Unissula dapat semakin kuat di tingkat nasional maupun global pada periode 2027–2032.

“Semoga dengan ridha Allah SWT, sinergi yang berlandaskan nilai-nilai Islam bersama YBWSA serta kerja keras seluruh sivitas akademika, periode 2027–2032 akan menjadi era di mana Unissula semakin kokoh di kancah nasional dan global, serta senantiasa menjadi berkah bagi umat dan peradaban,” katanya.

YBWSA Berharap Prof Gunarto Maksimalkan Potensi Unissula

Ketua Umum Pengurus YBWSA Prof Dr Bambang Tri Bawono SH MH mengatakan, keputusan memperpanjang masa kepemimpinan Prof Gunarto diambil berdasarkan penilaian positif terhadap kinerjanya.

Menurut Bambang, pengurus YBWSA telah sepakat dan mufakat memberikan kembali kepercayaan kepada Prof Gunarto untuk memimpin Unissula.

“Kami meyakini Pak Rektor belum mengeluarkan seluruh jurusnya. Ibarat seorang pendekar, kemampuan yang ditampilkan baru sekitar 70 persen,” ujarnya.

Ia berharap Prof Gunarto dapat memimpin Unissula secara lebih maksimal dengan dukungan pengurus, pembina, pengawas dan seluruh sivitas akademika.

Sementara itu, Ketua Pembina YBWSA Drs KH Ali Mufiz MPA mendoakan agar Unissula di bawah kepemimpinan Prof Gunarto dapat berkembang menjadi institusi yang kokoh sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ali Mufiz mengibaratkan Unissula seperti pohon besar yang memiliki akar kuat dan kokoh. Fondasi yang kuat diharapkan membuat Unissula tidak mudah goyah menghadapi berbagai tantangan, sementara cabang dan daunnya dapat memberikan keteduhan serta manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia berpesan agar Unissula terus menjadi institusi yang transformatif dengan menerjemahkan berbagai gagasan besar, termasuk Budaya Akademik Islami, ke dalam praktik kehidupan akademik sehari-hari.

“Inovasi juga penting. Saya berharap Unissula di tahun 2032 tidak sama dengan Unissula di tahun 2026,” tegasnya.(**)