Pemprov Jateng Bangun VIP Room Baru Adi Soemarmo Senilai Rp12,6 Miliar

Alan Henry
21 Mei 2026 12:48
Daerah 0
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan VIP Room di Lapangan Udara (Lanud) TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Kamis, 21 Mei 2026.

Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan untuk mempercantik salah satu pintu gerbang masuk Jawa Tengah, khususnya bagi kedatangan pejabat negara maupun tamu VVIP melalui jalur udara. Pasalnya, kondisi dan fasilitas VIP Room Lanud Adi Soemarmo saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menunjang kebutuhan pelayanan kenegaraan yang terus berkembang.

Gedung VIP Room baru akan dibangun dengan luas mencapai 2.013 meter persegi, meningkat sekitar lima kali lipat dibanding gedung sebelumnya yang hanya sekitar 400 meter persegi. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 dengan anggaran sebesar Rp12,6 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah tahun anggaran 2026.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, Jawa Tengah memiliki dua pintu masuk utama jalur udara, yakni melalui Solo dan Semarang. Kedua bandara tersebut kini telah berstatus internasional sehingga fasilitas pendukung, termasuk VIP Room Lanud Adi Soemarmo, perlu ditingkatkan sebagai simbol keramahtamahan dan kemajuan daerah.

“Ini tidak hanya kebanggaan Lanud Adi Soemarmo saja, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah, maka kita perbaiki. Nanti tamu negara dan tamu VVIP bisa diterima di VIP Room ini,” ujar Luthfi usai groundbreaking.

Ia menambahkan, Bandara Adi Soemarmo saat ini juga telah menjadi bandara internasional khusus haji dan umrah. Karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan TNI Angkatan Udara diperlukan untuk meningkatkan fasilitas di kawasan tersebut.

“Jadi ini akan meningkatkan kegiatan kita seperti layanan haji dan umrah. Mau tidak mau ini harus kita perbaiki fasilitasnya selaras dengan perkembangan wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

Selain itu, Lanud dan Bandara Adi Soemarmo sebagai salah satu gerbang masuk Jawa Tengah juga telah terhubung langsung dengan Tol Trans Jawa.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Muhammad Tonny Harjono menyampaikan bahwa rencana pembangunan VIP Room sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun lalu. Renovasi terakhir fasilitas tersebut dilakukan pada 2016.

Setelah melalui koordinasi dengan berbagai pihak, pada 2023 terjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempersiapkan pembangunan VIP Room baru tersebut.

“Saya berterima kasih bahwa kegiatan pembangunan VIP Room ini diinisiasi oleh Gubernur Jawa Tengah, terima kasih atas dukungannya. Mari kita sama-sama kawal. Insyaallah akhir Desember tahun ini sudah jadi dan nanti kita resmikan penggunaannya,” katanya.

Menurut Harjono, keberadaan VIP Room yang representatif sangat penting di setiap bandara maupun landasan udara. Fasilitas bandara, termasuk VIP Room, menjadi bagian dari identitas dan gambaran kemajuan suatu daerah.

“Solo ini salah satu pintu masuk Jawa Tengah. Kita ingin menunjukkan bagaimana Jawa Tengah dengan keramahtamahan dan budayanya. Pembangunan VIP Room untuk melayani tamu kenegaraan dan VVIP yang datang ke wilayah Jawa Tengah khususnya masuk ke Solo,” ujarnya.***