Elok Sekar Kinasih, pelajar MAN 1 Semarang, berhasil meraih juara pertama kategori storytelling dalam ajang Lomba Storytelling and Singing 2026.SEMARANG — Elok Sekar Kinasih, pelajar MAN 1 Semarang, berhasil meraih juara pertama kategori storytelling dalam ajang Lomba Storytelling and Singing 2026 yang diselenggarakan Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) bersama UKM English Club USM EPIC dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.
Kompetisi bertema “Echoes of Change” tersebut diikuti 49 pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah. Ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus mengasah kreativitas dan kepercayaan diri dalam tampil di depan publik.
Keberhasilan Elok menempati posisi teratas kategori storytelling menunjukkan kemampuan peserta dalam menyampaikan cerita secara menarik melalui bahasa Inggris.
Pada kategori yang sama, juara kedua diraih Sheriosha Nur Ariyani dari SMK Negeri 2 Semarang. Sementara itu, juara ketiga diraih Ayesha Syakura Nayla yang juga berasal dari MAN 1 Semarang.
Selain kompetisi bercerita, Lomba Storytelling and Singing 2026 juga menghadirkan kategori menyanyi atau singing yang diikuti para pelajar dari sejumlah sekolah di Semarang.
Pada kategori singing, Joy Aletheia Elohim Putri Impersiana dari SMAN 7 Semarang berhasil meraih juara pertama. Posisi juara kedua ditempati Elvaretta Gavrilla dari SMAN 2 Semarang, sedangkan juara ketiga diraih Maria Kinanthi Cata Jaya dari SMAN 8 Semarang.
Kedua kategori tersebut memberikan ruang bagi pelajar untuk menampilkan kemampuan bahasa Inggris melalui pendekatan berbeda, yakni bercerita dan bernyanyi.
Melalui kegiatan ini, peserta juga dapat melatih keberanian tampil, kemampuan komunikasi, serta kreativitas dalam mengekspresikan gagasan menggunakan bahasa asing.
Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan pelajar dalam berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing menjadi kebutuhan penting di era modern, ketika kemampuan berkomunikasi lintas bahasa semakin dibutuhkan dalam dunia pendidikan maupun kehidupan profesional.
Ia menjelaskan, storytelling bukan sekadar kemampuan menggunakan bahasa Inggris, melainkan juga keterampilan menyampaikan pesan, informasi, dan cerita secara lisan dengan cara yang menarik serta menyenangkan.
Kemampuan tersebut dapat membantu pelajar mengembangkan keterampilan komunikasi, menyusun alur cerita, dan menyampaikan gagasan agar lebih mudah dipahami oleh audiens.
Penyelenggaraan Lomba Storytelling and Singing bertema “Echoes of Change” diharapkan dapat mendorong semakin banyak pelajar untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperkuat kemampuan berbahasa Inggris melalui kegiatan kreatif dan kompetitif.(**)
MAN 1 Semarang, Lomba Storytelling and Singing, Universitas Semarang, kom