61 Pelaku Wisata Karimunjawa Ikuti Pelatihan Hospitality

redaksi
9 Sep 2026 17:07
2 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pariwisata Karimunjawa. Untuk mendukung hal tersebut, PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggelar pelatihan InJourney Hospitality House (IHH) pada 2–4 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Karimunjawa tersebut diikuti 61 peserta dari berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan aktivitas pariwisata. Peserta terdiri atas pelaku UKM, penyedia jasa transportasi, perhotelan, kuliner, hingga penggiat pariwisata lokal.

Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek pelayanan kepada wisatawan. Materi yang diberikan tidak hanya berupa teori standar pelayanan, tetapi juga mencakup teknik guiding dan komunikasi efektif.

Pelatihan turut diarahkan pada kemampuan promosi di era digital. Peserta mendapatkan materi mengenai strategi branding melalui media sosial serta pemanfaatan livestreaming sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata Karimunjawa kepada masyarakat yang lebih luas.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan kualitas pelayanan menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

Menurutnya, konsep hospitality tidak sebatas bagaimana menyambut wisatawan, tetapi juga menyangkut kemampuan memberikan pelayanan terbaik selama wisatawan berada di suatu destinasi.

“Hospitality bukan sekadar menyambut tamu, melainkan memberikan pelayanan terbaik demi menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan,” ujar Sulistyo.

Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku pariwisata dinilai penting untuk menjaga kualitas pelayanan sekaligus mendukung perkembangan destinasi secara berkelanjutan.

Pelatihan IHH di Karimunjawa juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara sektor transportasi udara dengan ekosistem pariwisata. Kualitas pelayanan yang baik di destinasi diharapkan dapat berjalan seiring dengan konektivitas dan akses wisatawan menuju Jawa Tengah.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah serta komunitas lokal menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan program tersebut. Sinergi berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata Karimunjawa secara menyeluruh.

Setelah seluruh rangkaian pelatihan selama tiga hari selesai, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada peserta secara simbolis.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Regional CEO Kantor Regional IV PT Angkasa Pura Indonesia, Rahadian D. Yogisworo.

Melalui program IHH tersebut, Angkasa Pura Indonesia menunjukkan dukungan terhadap peningkatan kompetensi pelaku pariwisata sekaligus mendorong terciptanya pelayanan yang semakin berkualitas bagi wisatawan di Karimunjawa.(**)