
AKSARAKINI.COM – Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang memastikan kondisi air PDAM yang terlihat keruh di sejumlah wilayah bukan disebabkan oleh gangguan pada instalasi pengolahan air, melainkan dipicu faktor alam akibat meningkatnya kekeruhan air baku di hulu Saluran Klambu-Kudu.
Kepala Humas Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Charisma Mayang Sari menjelaskan, kualitas air baku mengalami penurunan secara ekstrem setelah tingginya kandungan lumpur yang terbawa aliran sungai. Akibatnya, tingkat kekeruhan (turbidity) air baku melonjak jauh di atas kondisi normal sehingga memengaruhi kualitas air yang diproduksi.
Meski demikian, Perumda Air Minum Tirta Moedal menegaskan seluruh sistem instalasi pengolahan air tetap beroperasi secara optimal dan tidak mengalami penghentian layanan.
“Air yang keruh bukan karena instalasi berhenti bekerja, tetapi murni dipengaruhi faktor alam di hulu. Kualitas air baku dari Saluran Klambu-Kudu mengalami penurunan drastis akibat tingginya tingkat kekeruhan lumpur,” ujar Charisma Mayang Sari dalam siaran persnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, tim teknis disiagakan selama 24 jam penuh guna mempercepat proses penjernihan air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.
Berbagai langkah penanganan juga telah dilakukan, di antaranya meningkatkan dosis bahan pengikat lumpur (koagulan), memperbanyak frekuensi pencucian filter atau backwash, hingga melakukan pengurasan jaringan pipa di lapangan agar sisa endapan lumpur dapat segera dibersihkan.
Perumda Tirta Moedal optimistis kualitas air akan kembali normal seiring membaiknya kondisi air baku dari hulu serta optimalnya proses pengolahan yang terus dilakukan.
Masyarakat diminta tetap tenang karena seluruh instalasi pengolahan air masih beroperasi sesuai standar operasional. Jika air yang mengalir ke rumah masih tampak keruh, pelanggan disarankan membiarkan air mengalir beberapa saat hingga kondisi kembali jernih.
Perumda Air Minum Tirta Moedal juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan memastikan seluruh petugas terus bekerja maksimal agar kualitas air bersih segera pulih sepenuhnya.(**)