Musancab PKB Kota Semarang Perkuat Fondasi Organisasi Menuju Pemilu 2029

redaksi
6 Sep 2026 20:37
4 menit membaca

AKSARAKINI.COM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang memperkuat fondasi organisasi di tingkat kecamatan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kota Semarang.

Musancab yang berlangsung di Hotel MG Setos, Sabtu (5/9/2026), tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi sekaligus menata organisasi, memilih kepemimpinan DPAC, serta menyusun arah kerja PKB di masing-masing kecamatan.

Ketua DPC PKB Kota Semarang yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang, H. Ma’ruf, S.Pd.I, mengatakan penguatan struktur organisasi menjadi hal penting agar mesin organisasi PKB di tingkat kecamatan dapat berjalan secara efektif.

“Musancab ini merupakan forum organisasi yang sangat penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, penataan organisasi, serta menetapkan kepemimpinan dan arah kerja PKB di tingkat kecamatan,” ujar Ma’ruf.

Menurutnya, kepemimpinan DPAC yang terbentuk melalui Musancab diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas-tugas organisasi, tetapi juga menjadi penggerak konsolidasi kader dan penghubung partai dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

Karena itu, proses Musancab harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan musyawarah. Seluruh peserta juga diminta menjaga persaudaraan serta mematuhi AD/ART dan ketentuan organisasi PKB.

“Setiap proses harus kita jalankan dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan musyawarah, menjaga persaudaraan, serta menjunjung tinggi AD/ART dan ketentuan organisasi Partai Kebangkitan Bangsa,” katanya.

Kader Muda dan Senior Bersinergi

Musancab DPAC PKB Kota Semarang sekaligus menjadi ruang bagi proses regenerasi kepemimpinan di tingkat kecamatan.

Mayoritas pengurus yang terlibat merupakan kader muda dari kalangan Generasi Z dengan usia maksimal 35 tahun. Kehadiran generasi muda ini dinilai penting untuk memberikan energi dan gagasan baru bagi organisasi.

Di sisi lain, PKB tetap memberikan ruang bagi kader berusia di atas 35 tahun yang memiliki ketokohan dan kapasitas untuk memperkuat kepengurusan.

Ma’ruf menilai perpaduan tersebut justru menjadi kekuatan organisasi.

Kader muda dapat membawa semangat serta perspektif baru, sementara kader yang lebih senior dapat memberikan pengalaman dan ketokohan. Keduanya diharapkan dapat saling melengkapi dalam menjalankan kerja-kerja organisasi.

“Artinya, kader muda didampingi kader senior sehingga bisa saling bersinergi untuk membesarkan PKB ke depan,” ungkapnya.

Konsolidasi Menuju Agenda Politik 2029

Musancab juga menjadi bagian dari langkah PKB Kota Semarang mempersiapkan organisasi menghadapi berbagai agenda politik ke depan.

Dengan kepengurusan DPAC yang semakin tertata, DPC PKB Kota Semarang berharap konsolidasi hingga tingkat kecamatan dapat berjalan lebih efektif.

Struktur organisasi yang kuat dinilai menjadi salah satu modal penting untuk menjalankan program partai, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus mempersiapkan kader menghadapi Pemilu 2029.

Musancab tersebut dihadiri Sekretaris Dewan Syura DPW PKB Jawa Tengah sekaligus Mustasyar DPC PKB Kota Semarang Muh Mahsun, Ketua Dewan Syuro PKB Kota Semarang KH Sholahuddin Sodaqoh, serta Sekretaris Dewan Syuro Dr. KH Amin Farih, M.Ag.

Hadir pula anggota DPR RI dari Fraksi PKB daerah pemilihan Jawa Tengah I H. Fauqi Hapidekso.

Sejumlah anggota Fraksi PKB DPRD Kota Semarang turut hadir, yakni H. Sodri, Gumilang Febriyansyah, dan Syaiful Bahri, bersama Sekretaris DPC PKB Kota Semarang Syahrul Qirom, Bendahara DPC PKB Kota Semarang Indri Budiati, serta para kiai dan tokoh masyarakat Kota Semarang.

Berkas Hasil Musancab Diserahkan ke DPW

Setelah seluruh tahapan Musancab selesai, Ketua DPC PKB Kota Semarang Ma’ruf didampingi jajaran pengurus menyerahkan berkas hasil Musancab kepada Muh Mahsun yang mewakili DPW PKB Jawa Tengah.

Penyerahan berkas tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut dan proses administrasi organisasi setelah pelaksanaan pemilihan kepengurusan DPAC PKB di tingkat kecamatan.

Ma’ruf berharap kepengurusan DPAC yang telah terbentuk dapat segera bekerja dan memperkuat konsolidasi organisasi di wilayah masing-masing.

“Setelah Musancab ini, kita berharap seluruh kepengurusan bisa segera bergerak. Konsolidasi harus terus dilakukan dan hubungan dengan masyarakat juga harus semakin diperkuat,” pungkasnya.

Dengan demikian, Musancab bukan hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi menjadi pijakan untuk membangun struktur PKB Kota Semarang yang lebih solid, tertata, dan siap menghadapi tantangan serta agenda politik mendatang.(**)