BYD M6 DM Mulai Dilirik Konsumen, Tawarkan Efisiensi dan Teknologi V2L

redaksi
18 Agu 2026 19:03
3 menit membaca

AKSARAKINI.COM — Pasar kendaraan keluarga di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya mobil elektrifikasi. Salah satu model yang menarik perhatian adalah BYD M6 DM, MPV hybrid yang menawarkan kombinasi tenaga listrik dan mesin pembakaran untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

BYD M6 DM mengusung teknologi Dual Mode (DM) yang memungkinkan kendaraan menggunakan tenaga listrik untuk perjalanan tertentu. Teknologi tersebut dirancang untuk memberikan efisiensi penggunaan bahan bakar sekaligus mempertahankan fleksibilitas saat kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh.

Kehadiran teknologi elektrifikasi menjadi salah satu daya tarik bagi konsumen yang mencari kendaraan keluarga dengan konsumsi energi lebih efisien. Sales Support Manager PT Bumi Hijau Motor yang merupakan jaringan diler resmi Haka Auto, Bayu Marfiadi, mengatakan minat konsumen terhadap BYD M6 DM terus meningkat.

“BYD M6 DM saat ini menjadi magnet penjualan di Indonesia. Antusiasme konsumen di seluruh jaringan diler Haka Auto terus meningkat secara signifikan,” ujar Bayu.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan BYD M6 DM adalah kemampuan sistem Dual Mode dalam mengatur penggunaan tenaga listrik dan bahan bakar.

Dalam penggunaan harian, kendaraan dapat memanfaatkan tenaga listrik untuk membantu mengurangi konsumsi bahan bakar. Sementara untuk perjalanan yang lebih jauh, kombinasi sumber tenaga memberikan fleksibilitas kepada pengemudi.

Konsep tersebut menjadi penting bagi kendaraan keluarga yang sering digunakan untuk aktivitas harian sekaligus perjalanan antarkota. Selain efisiensi, jarak tempuh juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen ketika memilih kendaraan elektrifikasi.

BYD M6 DM disebut memiliki potensi jarak jelajah hingga 1.300 kilometer dengan kombinasi baterai dan bahan bakar dalam kondisi tertentu. Angka tersebut memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan panjang.

Efisiensi menjadi salah satu alasan kendaraan hybrid mulai mendapatkan perhatian di pasar otomotif Indonesia. Penggunaan tenaga listrik pada kondisi tertentu dapat membantu mengurangi penggunaan bahan bakar. Hal ini berpotensi menekan biaya operasional, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.

Selain konsumsi energi, biaya perawatan juga menjadi faktor penting dalam kepemilikan kendaraan.
Haka Auto menyebut biaya perawatan BYD M6 DM dapat lebih rendah dibandingkan mobil konvensional pada kelas yang sama. Namun, biaya aktual tetap bergantung pada pola penggunaan, jarak tempuh, serta kebutuhan servis kendaraan.

Faktor pajak kendaraan juga menjadi pertimbangan konsumen ketika memilih mobil elektrifikasi. Kebijakan insentif pemerintah terhadap kendaraan berbasis listrik dapat memengaruhi biaya kepemilikan kendaraan. BYD M6 DM juga membawa fitur Vehicle-to-Load (V2L).

Teknologi tersebut memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan untuk mengoperasikan perangkat listrik dari luar kendaraan.

Dengan kemampuan hingga 2.200 watt, fitur V2L dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti kegiatan luar ruang, perjalanan wisata, hingga kondisi tertentu ketika membutuhkan sumber listrik tambahan.

Bagi keluarga yang gemar melakukan aktivitas luar ruangan, fitur tersebut menjadi salah satu nilai tambah karena kendaraan dapat berfungsi sebagai sumber listrik portabel. Pertumbuhan kendaraan elektrifikasi juga membutuhkan dukungan jaringan penjualan dan layanan purnajual.

Haka Auto saat ini mengoperasikan 19 outlet BYD serta tiga diler premium Denza yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Jaringan tersebut mencakup Pulau Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Haka Auto juga berencana memperluas jaringan dengan membuka 13 outlet baru pada semester kedua 2026. Sejumlah kota yang menjadi sasaran ekspansi antara lain Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar.

Perluasan jaringan diler diharapkan dapat membuat konsumen lebih mudah mendapatkan layanan penjualan, perawatan, suku cadang, serta layanan purnajual.

Dengan semakin berkembangnya infrastruktur pendukung, kendaraan elektrifikasi seperti BYD M6 DM berpeluang menjadi salah satu pilihan baru bagi konsumen yang membutuhkan MPV keluarga dengan efisiensi energi dan fleksibilitas perjalanan.(**)