
AKSARAKINI.COM – Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata religi, tetapi juga lekat dengan berbagai kisah yang dipercaya membawa keberuntungan bagi para peziarah. Salah satu cerita paling populer adalah perjalanan bisnis pendiri perusahaan rokok Bentoel, Ong Hok Liong.
Sejarawan George Quinn dalam bukunya Wali Berandal Tanah Jawa (2021) menuliskan bahwa Ong Hok Liong dikenal sebagai salah satu pengusaha yang rutin berziarah ke kompleks makam Eyang Jugo dan R.M. Iman Soedjono di Gunung Kawi. Kunjungan tersebut dilakukan dengan harapan memperoleh kelancaran usaha.
Menurut kisah yang berkembang, pada salah satu kunjungannya sekitar pertengahan 1950-an, Ong tertidur di area makam dan bermimpi melihat ubi talas. Mimpi itu kemudian ditafsirkan oleh juru kunci sebagai isyarat untuk mengganti nama perusahaan dan merek rokok yang saat itu belum berkembang.
Kala itu Ong masih menggunakan nama perusahaan Strootjes-Fabriek Ong Hok Liong. Setelah mendapat tafsir tersebut, ia mengganti nama produknya menjadi Bentoel, istilah yang digunakan masyarakat Malang untuk menyebut ubi talas.
Pergantian nama itu kemudian menjadi bagian dari cerita yang mewarnai sejarah perusahaan. Dalam beberapa tahun berikutnya, Bentoel berkembang pesat dan menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.
George Quinn mencatat, sebelum 1960 perusahaan tersebut telah mempekerjakan sekitar 3.000 tenaga kerja. Kesuksesan bisnis itu mengantarkan Ong Hok Liong menjadi salah satu pengusaha terkaya pada masanya hingga wafat pada 1967.
Perjalanan Bentoel berlanjut di bawah pengelolaan keluarga sebelum akhirnya diakuisisi oleh British American Tobacco pada 2009.
Terlepas dari benar atau tidaknya kisah yang berkembang, cerita Ong Hok Liong telah menjadi bagian dari legenda Gunung Kawi yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Hingga kini, kawasan tersebut masih ramai dikunjungi masyarakat yang datang untuk berziarah, berdoa, maupun sekadar mengenal sejarah dan tradisi yang melekat di tempat tersebut.
Catatan redaksi: Kisah mengenai mimpi Ong Hok Liong dan keterkaitannya dengan kesuksesan Bentoel merupakan cerita yang berkembang di masyarakat dan dikutip dari karya sejarawan George Quinn. Cerita tersebut tidak dapat dipastikan sebagai hubungan sebab-akibat yang terbukti secara historis.