1. Semarang Zoo Hadirkan Tiket Spesial HUT ke-479 Semarang dan May Day 2026AKSARAKINI.COM – Menyambut peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang dan momentum May Day 2026, Semarang Zoo menghadirkan promo tiket khusus bagi masyarakat.
Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo, menyampaikan bahwa program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus rasa syukur atas perkembangan kota.
“Ini bentuk rasa syukur dan bangga atas perkembangan kota Semarang. Jadi dalam rangka HUT ko Kota Semarang 479 kita berikan harga tiket Rp15.000,” kata Bimo dalam siaran persnya, Minggu (12/5/2026).
Tak hanya itu, manajemen juga menyiapkan harga spesial pada peringatan Hari Buruh. Pengunjung yang berstatus pekerja cukup menunjukkan identitas karyawan untuk mendapatkan tarif lebih murah.
“Untuk apresiasi terhadap kerja keras para buruh kita berikan harga tiket khusus Rp10.000 nanti pada tanggal 1 Mei, cukup menunjukkan kartu identitas sebagai karyawan,” ujarnya.
Selain program promo, pengelola juga terus melakukan pembenahan fasilitas. Sejumlah peningkatan telah dilakukan, di antaranya perbaikan kandang kapibara yang didukung Djarum Foundation, pembangunan kandang binturong oleh R-Zoo, serta renovasi toilet di area Aves Garden oleh Bank Tabungan Negara. Sementara itu, perbaikan paving di area depan loket dan parkir dilakukan oleh PT Sango Ceramics Indonesia.
Di sisi lain, kabar positif juga datang dari program konservasi. Salah satu satwa, sitatunga, yang sebelumnya didatangkan dari Kebun Binatang Ragunan melalui skema tukar satwa, kini telah berkembang biak.
Program pertukaran tersebut melibatkan sejumlah satwa seperti pelikan, orangutan betina, kapibara, dan sitatunga, yang ditukar dengan harimau benggala serta orangutan jantan pada tahun sebelumnya. Namun, sebagian proses administrasi masih berlangsung.
“Pelikan dan orangutan ini belum selesai proses administrasinya di Kemenhut,” jelas Bimo. Ia berharap proses tersebut segera rampung agar koleksi satwa semakin lengkap dan mendukung fungsi konservasi.
“Semoga segera selesai dengan harapan orang utan jantan kita mendapatkan pasangan, pelikan menambah daya tarik wisata dan menjalankan fungsi konservasi urainya.”
Bimo menambahkan, beberapa jenis satwa seperti kapibara dan sitatunga tidak termasuk dalam kategori satwa dilindungi di Indonesia, sehingga proses pengadaannya relatif lebih mudah.
“Untuk Kapibara dan Sitatunga tidak termasuk satwa dilindungi di Indonesia. Jadi proses mendatangkannya lebih mudah,” sambungnya.
Dengan berbagai program dan pembenahan tersebut, Semarang Zoo diharapkan semakin menarik minat wisatawan sekaligus memperkuat perannya dalam edukasi dan konservasi satwa.